Senin, 22 Oktober 2012

RAJA/ROJA SMA XI Pendidikan Agama Islam


RAJA/ROJA

 
A.      Roja

Berarti Mengharap Keridaan Allah,jalan yang hak dalam mengharap rida Allah antara lain melalui orang tua atau birrul walidain atau berbakti kepada orang tua adalah salah satu masah yang sangat penting dalam islam. Di dalam Al Quran, setelah memerintahkan kepada manusia untuk bertauhid kepadannya, Allah SWT, Memerintahkan untuk untuk berbakti kepada orang tua. Qs Al isra 17:23-24, Artinya: (23) Dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salh seorang diantara keduanya atau keduanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. (24) Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih saying dan ucapkanlah, “wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.
B.      Keutamaan berbakti kepada orang tua
1.       Rasulullah bersabda, Rida Allah tergantung Rida orang tua dan murka Allah tergantung murka orang tua. (HR Bukhari)
2.       Rasulullah bersabda , amalan yang paling utama ialah pertama solat pada waktunya, kedua berbakti kepada kedua orang tua, dan ketiga, jihad di jalan Allah. (HR Bukhari dan Muslim)
3.       Dengan bersilaturahmi dengan orang tua , seseorang akan diluaskan rezeki dan dipanjangkan umur sebagaimana dalam hadis dinyatakan, rasulullah Saw bersabda, barang siapa yang suka diluaskan rezeki dan dipanjangkan umurnya hendaklah ia menyambung silahturahmi. (HR Bukhari).
C.      Penutup
                Apabila kedua orang tua telah meninggal, maka yang harus kita lakukan adalah meminta ampun bagi mereka kepada Allah SWT, dan meminta ampun dengan tobat nasuha apabila kita pernah berbuat durhaka kepada keduanya di waktu mereka masih hidup, kemudian membayarkan hutang hutang-hutangnya, selanjutnya melaksanakan wasiat yang sesuai dengan syariat, dan menyambung silaturahmi kepada teman atau kerabat mereka.
                Rasulullah menjelaskan bahwa keberadaan kedua orang tua yang berusia lanjut itu adalah kesempatan yang paling baik untuk mendapatkan pahala dari Allah, mempermudahrezeki, danmenjadi jembatan menuju surge. Oleh karena itu, sungguh rugi jika seorang anak menyia-nyiakan kesempatan paling berharga ini dengan mengabaikan orang tuanya sehingga menyebabkan dia tidak masuk surga.


TOBAT PERILAKU TERPUJI SMA XI pendidikan Agama Islam


TOBAT PERILAKU TERPUJI


A.      Pendahuluan

                Hawa nafsu merupakan sesuatu yang melekat dalm diri setiap manusia. Sering kalihawa nafsu membawa seseorang cenderung ke arah keburukan sehingga setiap orang harus mampu mengendalikannya. Hawa nafsu dapat membawa kebaikan selama ia mampu di arahkan, tetapi akan menjerumuskan pada kejahatan bila dibiarkan tanpa arah yang jelas.
B.      Tobat
                Tobat berarti kembali dari kemaksiatan pada ketaatan atau kembali dari jalan yang jauh ke jalan yang lebih dekat kepada Allah SWT. Ahlussunah waljamaah menyatakan bahwa syarat tobat yang sah itu ada tiga:
1.       Menyesal terhadap perbuatan maksiat yang telah dilakukan
2.       Meninggalkan perbuatan maksiat yang telah dilakukan
3.       Bertekad tidak akan mengulangi lagi perbuatan itu.
C.      Macam-macam nafsu
1.       Nasu amarah,menyuruh kepada keburukan
2.       Nafsu lawamah, suka mengecam dan mencela
3.       Nafsu mutma’innah, nafsu yang tenang dan tenteram
D.      Kriteria orang-orang yang bertobat
1.       Orang yang bertobat sesudah melakukan kesalahan. Orang ini diampuni dosanya. Qs Ali imran 3:89, Artinya: kecuali orang yang bertobat setelah itu, dan melakukan perbaikan, maka sungguh Allah maha pengampun lagi maaha penyayang
2.       Tobat seorang ketika hampir mati atau sekarat. Tobat semacam ini sudah tidak diterima. Qs An-nisa 4:18, dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada mereka, (barulah) dia mengatakan, saya benar-benar bertobat sekarang. Dan tidak (pula diterima tobat) dari orang-orang itu telah kami sediakan azab yang pedih.
3.       Tobat nasuha atau tobat yang sebenar-benarnya. Tabat semacam inlah yang nilainya paling tinggi. Qs At tahrim 66:8, wahai orang-orang yang beriman! Bertobat kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukan kamu kedalam surge yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata, Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau mahakuasa atas segala sesuatu.
E.       3 Macam jenis orang-orang kafir yang bertobat
1.       Mulanya kafir kemudian telah bertobat dengan tobat sebenar-benarnya atau tobat nasuha
2.       Bertobat, tapi tidak diterima tobatnya oleh Allah karena terus menerus kembali ingkar dan kufur
3.       Orang yang matinya di dalam kekufuran dengan tidak bertobat